Halaman

Rabu, 16 Desember 2015

KPOP?!

AH APA ITU KPOP?

HAHAHAHAAHAAHAHA
akhirnya terbitlah post ini setelah gue merasakan suffering yang begitu lama karena demam korea.

pertama-tama, gue pikir kpop itu alay
gue pikir drama korea itu lebay, alay, jelek
gue pikir artis korea berlebihan, biasa, gak menarik

EXO

ternyata, setelah gue di suapin drama korea oleh teman-teman gue, semua yang ada diatas itu gak bener. awalnya, gue nonton EXO NEXT DOOR disekolah sama temen-temen gue. gue berpikir, ini pasti norak alay lebay, bukan tipe gue. tapi... pas udah nonton, malah gue yang jerit-jerit sendiri karena terlalu kesenengan karna mereka lucu. dan... tiba-tiba ada satu member EXO yang mainnya cuma sebentar, dan.. gue langsung jatuh hati.

KAI

 the most perfect boy I have ever SEEN!!!!! cutie as f, seriously he makes me non-stop smiling everyday, because of his charming aaaaaaaaaaaaaa, I will never get tired of looking at ur face, kim jongin!
ganteng kan??? yep laaah. ternyata, artis, boyband, drama dan semuanya tentang korea itu gak seburuk yang gue pikirin! korea itu kereenn, termasuk EXO nih boyband yang baru gue suka. awalnya emang gue masih berpikir negative, tapi setelah gue dengerin lagu-lagunya, dance mereka, ternyata keren juga. hahaha Alhamdulillah gue suka kpop nya SMA, jadi bisa bedain mana yang baik & buruknyaa.

DRAMA KOREA
gue menghindari drakor karena.... gue takut terpengaruh lebaynya, aktingnya, dan lain-lain. tapi karena dirumah gue bolos sekolah dan gak ada kerjaan mau ngapain, jadilah gue nonton drakor. karena gue gak tau drakor yang bagus itu apa, jadi gue Tanya kakak sepupu gue, dia menyarankan gue nonton drakor judulnya "SHE WAS PRETTY".



see? yang main CHOI SIWON!!! cute afffff, ganteng banget, hah bahagia banget gue nonton ini drama, beneran seneng, sedih, bahagia, nangis, ah bener-bener mainin emosi banget. there's so much unexpected things in life. film ini bikin damai, galau, intinya gue gak merasa kesepian saat nonton drama ini. 16 eps, dan satu episode satu jam, tapi WORTH IT BANGETLAH YA. gak nyesel. ini lebih baik 10000000000000000000% dari film Thailand :) hehe

jadi gue pikir sekarang daripada gue menderita gak ada drama lebay di hidup ini.. kayak pacaran yang berantem gajelas gitu atau hidup gue flat... ternyata drakor membantu gue menjadi lebih baik wkwkwk dan pemain-pemain nya juga cuci mata banget :") bahagia itu sederhana, cuma butuh koneksi internet yang lancar.

jadi gimana nih? gak penasaran sama korea? HAHAHA gue tularin nih siapapun yang baca, karena emang gue sekarang jadi senang setiap hari karena gue mulai bisa menyukai hal-hal yang gue benci. UPGRADE YES

BUBYEE

Minggu, 18 Oktober 2015

Pecinta FSRD ITB

HAAII WHATS UP GUYS!

Kali ini gue mau bahas tentang jurusan apa yang bakal gue pilih tahun depan (pas gue kelas 12) atau sebut saja 2016 . gue tau gue lulus tahun 2017, tapi semuanya harus direncanakan dengan matang, kan? Manusia hanya bisa berencana, tapi tetap Allah SWT. yang berkehendak.


Bisa dibilang gue galau, setiap kali orang-orang ngomongin Jurusan kuliah. Saat pelajaran BK pun tak jarang gue hampir terkantuk-kantuk ngeliatin layar proyektor tentang penjurusan di Universitas Indonesia. Temen-temen gue yang lain seakan-akan punya bayangan mereka mau jadi apa nanti, jurusan apa yang mau mereka ambil, dan mereka juga telah memperhatikan prospek kerja pada bidang yang mereka ambil. Tapi, gue apa kabar?


Kenapa Universitas ternama seperti Institut Teknologi Bandung jarang di promosikan di sekolah gue ya? Mungkin salah satu alasan nya karena.. jarang yang dapet, nilai nya mesti tinggi, dan tentunya mesti sekolah ternama yang bisa dapet jalur undangan banyak dari ITB. Tapi faktornya gak cuma itu aja, banyak banget yang bikin gue galau. Salah satunya karena gue milih Jurusan FSRD ITB untuk jadi masa depan gue. 


FSRD ITB

adalah Fakultas Seni Rupa dan Desain yang terkenal banget di Bandung, dengan kreatifitas, inovasi serta karya-karya yang Mahasiswa FSRD ciptakan, membuat FSRD ITB termasuk jurusan Seni yang paling diminati pecinta seni di tanah air. Gak kaget kalo tembus ke FSRD itu susah... banget-bangetan.

Kenapa susah? di Indonesia ini banyak banget anak muda berbakat yang pengen banget masuk FSRD, mereka mempersiapkan diri dari kelas X sampe kelas XII untuk masuk kesana. mulai dari belajar gambar, belajar untuk nilai raport, dan juga belajar materi yang dibutuhkan saat membuat Portofolio untuk Jalur Undangan. Ini yang paling menyeramkan dari mimpi gue yang tinggi, yaitu... masuk FSRD ITB itu gak mutlak karena nilai bagus, gambar bagus atau emang talented, tapi Karena kuasa Allah SWT. yang bener-bener menentukan... karena gue baca dari banyak sumber kalo... terkadang yang gambarnya bagus aja belum tentu diterima. terus gue gimana?


Fakultas Seni itu beda dari Fakultas lain, karena seni adalah cara orang mengungkapkan perasaan, keindahan, kemurnian dan lewat seni, ide-ide yang terpendam dari seseorang bisa muncul dengan alaminya. gak jarang kalo mahasiswa seni sering dibilang paling aneh, gila, dan abstrak. Karena, rata-rata fakultas lain kan pake otak kiri, dan fakultas seni pake otak kanan maksimal. banyak juga yang bilang masa depan anak seni itu abstrak, tapi sok realistis. Banyak juga orang tua yang mengatakan "Memangnya nanti kamu lulus mau jadi apa?" kepada anak-anak yang minat seni rupa. 


Menurut gue, prospek kerja anak seni rupa itu lebih luas daripada fakultas lain, karena, anak seni rupa bisa bikin apa aja yang ada otak, bahkan dalam imajinasi pun dapat direalisasikan. beda dong dengan anak akuntansi, politik dan manajemen? hahaha no offense ya. 


FSRD ITB punya 4 fakultas, yaitu:


  • Kria : Tekstil dan Keramik
  • Desain Interior
  • Desain Komunikasi Visual
  • Desain Produk
ternyata, ke 4 fakultas tersebut memang juara banget, tapi tetep aja gue galau harus milih yang mana. Kria, bagus banget, unik, inovatif dan menarik. Interior, keren banget, menarik dan idenya out of the box. DKV, ini nih yang paling keren jaman sekarang, dimana seorang desainer harus pacaran sama photoshop, corel draw dan semacamnya. DKV jagonya desain grafis, tertarik! tapi skill gue? 0,01% kali ya. Produk, ini kereeen abissss, karena gue pikir produk itu yang ciptain cuma anak SBM ITB aja, taunya FSRD juga bisa! disini mereka bisa desain apa aja, mulai dari otomotif, peralatan, pokoknya apa aja deh!

ITB juga punya acara yang digelar setiap 4 tahun sekali, yaitu PASAR SENI ITB. disini semua unsur kreatif anak itb tertuang semua dan siapapun boleh dateng! dan juga ada ITB DAYS yang digelar setahun sekali, untuk pengenalan fakultas di ITB.

Menurut gue sendiri, Seni itu sesuatu yang indah, penuh makna dan sarana untuk mengeksplorasi otak. bagaimana pun nantinya, gue pengen masa depan gue gak cuma sampe dalam mimpi aja untuk meraih FSRD, gue pengen bisa jadi mahasiswa FSRD ITB tahun 2017. tapi, jika Allah SWT menentukan jalan lain, gue bisa apa? gue hanya berharap kepada-Nya yang terbaik, dan semoga pilihan gue, FSRD ITB itu adalah yang terbaik yang diridhoi oleh Allah dan kedua Orangtua gue.

Aamiin.

Sepucuk senja di hari minggu, 
bersama kicauan burung yang menyelimuti awan sunyi.
Oktober, 2015.

Adindasha.

Minggu, 06 September 2015

Cerpen

Seberapa Pantas

            Sejak hari itu, diriku tak terlihat seperti biasanya. Semuanya harus berubah, perbedaan jarak dan kondisi yang menjadi penghalang, serta berjuta alasan dalam diri ini yang harus pergi dari dirinya.

           Adzan subuh datang seolah-olah mengetuk kelopak mata ku yang sedang terlelap. Kali ini lain, aku terbangun dengan perasaan yang tak sama seperti biasanya. Lantunan fajar yang sunyi seolah mengingatkan ku akan suatu hal yang mengoyak hati. ‘aku harus berubah’ batinku.
            Aku lekas berwudhu kemudian shalat shubuh untuk menenangkan hati ku dan mencurahkan isi hati ini pada Yang Maha Kuasa dengan harapan Tuhan akan berbicara padaku lewat hati ini. Di tengah keluh-kesah ku pada-Nya, aku merasa bahwa ini sudah saatnya aku berubah, ya. Berubah menjadi sosok yang lebih baik.
‘tapi apa yang harus ku ubah?’

            Hari itu aku jalani seperti biasa, berangkat kesekolah, bertemu teman-teman yang kusayangi dengan canda, tawa dan bahagia yang menghiasi hariku setiap harinya. Dan tentunya juga dirinya. Ia adalah sosok lelaki terbaik yang ku miliki, tak hanya kepintarannya, kemahiran nya dalam bermain berolahraga pun patut dipuji. Tapi apapun alasannya, jarak dan waktu yang terbatas dalam hubungan kami membuat ku berpikir, ‘apa ini ini sesuatu yang harus ku ubah, seperti meninggalkannya dan berjalan terus ke masa depan tanpa dirinya?’ batinku. Aku merasa tak biasa jika mulai jarang bertemu dengannya, karena rumah kami jauh, sekolah kami berbeda, dan keterbatasan waktu yang ia luangkan untuk berkomunikasi dengan diriku pun sangat sedikit. Dalam hal ini perasaanku yang telah berubah tak kan bisa dipaksakan. Mungkin ini yang ada di benakku selama ini, aku tak mungkin menjalin hubungan dengan nya bertahun-tahun karena aku punya masa depan, begitu pula dirinya. Ia berhak mendapatkan seorang perempuan yang lebih baik, dekat dengan rumah nya, dan dekat di sekolah, serta selalu ada untuknya, tak seperti diriku. Aku harus meninggalkan dirinya.

           Entah apa yang ada di pikiran ku selama ini. Mungkin Aku dulu adalah seorang anak perempuan polos yang tak pernah sekali pun merasakan cinta--memikirkan tentang hal itu saja pun belum pernah! Tetapi dia datang membawa harapan dan mengubah segalanya. Semua terasa ajaib, waktu demi waktu ku lewati bersama dirinya, hingga saat ini.

            Yang bisa ku rasakan saat ini, cara pandang ku padanya telah berbeda. Aku merasakan hal yang berbeda, dirinya tak lagi terlihat nyata bagi ku.

            Sehari sebelum aku merasakan hal itu, Ia menghampiri rumahku dengan senyumannya yang menawan dan menyapaku “selamat pagi hazel J” “Pagi ansel! Wah tumben kamu kerumah aku, emang gapapa kamu jauh-jauh gini?” tanya ku dengan wajah yang bingung. “gapapa lah, aku kan pengen ketemu kamu” ansel berkata dengan wajah tersenyum sambil merangkul pundakku. setelah itu kami menuju taman dekat rumahku dan ngobrol bersama. Kami membeli eskrim dan berbincang tentang apa saja tanpa kehabisan topik dan tentunya dihiasi canda dan tawa bersama. Memang tak ada yang lebih nyaman selain berada didekatnya. Selain itu kami adalah pasangan yang saling melengkapi. Kami tak terlalu mementingkan hal-hal sepele dalam hubungan kami, Karena semua masalah besar maupun kecil kami lewati bersama. Saat itu waktu menunjukkan pukul 1:30. ia terbelalak lalu berkata, “hazel, maaf yaa aku gak bisa sampe sore nih, jam 3 aku ada pertandingan basket” “ooh iya gapapa kok, semangat yaa lombanya!” “iyaa okedeeh siaap, kamu gak mau nonton? Nanti pulangnya aku anterin lagi” “hmm engga deh, aku doain aja semoga menang yaa, soalnya hari ini aku mesti ke dokter” “kamu sakit? Kenapa? Kok gak cerita sama aku?” “engga aku cuma medical checkup” “okedeh, nih ada coklat dari kak alexa, kemarin malem dia baru aja pulang dari los angles” katanya sambil menyodorkan satu pak coklat padaku. “iya, bilangin kak alexa makasih yaa coklatnya” kataku sambil tersenyum. Lalu dia pun pulang dengan mengendarai motornya, “hazel aku pulang dulu yaa, see you later! Take care” “hati-hati yaa ansel! Take care too! see you again ansel.”

            Ke esokan harinya, Perasaan aneh ini pun muncul, rasanya sangat berbeda jika membandingkan suasana hatiku kemarin dengan hari ini. Lalu aku berusaha menetralkan perasaanku dan berangkat ke sekolah. Saat pelajaran pun dimulai, seperti biasa aku pun belajar dengan fokus, dan mengabaikan gangguan yang ada dikelas. Saat istirahat berlangsung, aku dan temanku isaac mengambil makanan bersama. Isaac adalah sahabat laki-laki terbaik yang pernah kumiliki, ia selalu ada disaat diriku senang mapun sedih. Lalu aku menceritakan apa yang ku khawatirkan pagi ini pada isaac, dan ia mendengarkannya dengan seksama. “jadi, bisa gue simpulin kalo sekarang lo lagi jenuh gitu ya sama dia karena lo pengen berubah?” “ya semacam itu, tapi gue masih mau pertahanin hubungan gue karena ya gue juga gak yakin kalo gue siap kehilangan dia” “tapi lo harus ikutin kata hati lo zel, kalo lo capek sama dia, dan masih maksain perasaan lo, nanti hubungan lo sama dia jadi berantakan” “iya sih.. okedeh gue pikir-pikir dulu ya, makasih isaac”.

            Setelah pulang sekolah, akupun chatting dengan ansel. Ada berjuta perasaan yang mengganjal dihatiku saat ini, aku berusaha mengungkapkan salah satunya. Aku mengungkapkan bahwa aku tak bisa dengan keadaan yang seperti ini, karena aku sangat amat takut kehilangan dirinya, maka mungkin salah satu cara untuk menghilangkan rasa takutku, yaitu meninggalkan dirinya. Kemudian dia memberikan reaksi yang tidak biasanya, ia sangat terkejut dan memohon padaku untuk tidak melakukannya. Tapi kemudian ia berubah sikap menjadi tenang dan menyerahkan semua keputusan padaku, ia ikhlas bila menerima keputusan apapun yang akan aku buat.

‘duh aku binguuungg’ gumamku dalam hati.

            Aku memukul kasurku dengan bantal dengan emosi yang sedang bertubi-tubi, dan tangisan pun mulai jatuh ke pelupuk mataku. Namun, Beberapa menit kemudian, handphoneku tiba-tiba berdering.

‘ansel’

Dengan berat hati aku mengangkat telpon darinya sambil mengontrol segala emosi yang meluap di diriku. Namun, dalam berapa detik. Tangisku kembali memecah. Tuhan, aku tidak sanggup.

Hazel: “ha...halo..ans..sel”
Ansel: “hazell.. kamu jangan nangis dongg, jangan khawatir, kalo kita pisah           juga aku gak akan jauh dari kamu kok..”
Hazel: “taa..tapii.. aku juga gamauuu... kamu pergiiL, aku sayang sama                   kamu”
Ansel: “iya aku ngerti, tapi kan kamu bilang hidup kita masih panjang, dan             kita juga masih punya masa depan yang terang di depan sana, dan     aku gak mau jadi penghalang kamu buat ngedapetin apa yang kamu      mau hazel..”
Hazel: “tapi aku gak bisa ngeliat kamu sama yang lain.. aku takuut”
Ansel: “kalo soal itu aku gak berani jamin... aku gak tau hidup aku      kedepannya gimana, tapi kamu jangan terlalu terpaku sama aku         juga, kamu bilang aku pantes ngedapetin yang lebih baik, tapi masa       kamu engga? Kamu juga harus dapet yang lebih baik”
hazel: “tapi.. aku gak yakin bakal dapetin yang seperti kamu lagi ansel..      kamu yang terbaik buat aku dan aku sekarang harus belajar    ngelepasin kamu.. susah banget..”
Ansel: “kamu inget gak waktu itu pernah bilang sama aku, ‘If something is destined for you, never in a million years will it be for somebody else.’          Jadi kamu jangan takut hazel.. kalo kita ditakdirin bareng lagi juga         Allah maha mendengar kok”
Hazel: “iya aku inget.. tapi kamu jangan lupain aku ya ansel..”
Ansel: “mana mungkin aku lupain kamu, kamu juga yang paling terbaik dari         yang lainnya, kalo pun aku dapetin yang lain nantinya, pasti gak ada             yang sebaik kamu.”
Hazel: “tapii.. ansel.. kamu jangan berubah dan pergi seperti kamu gak kenal        sama aku lagi saat kamu dapetin yang lebih baik..”
Ansel: “iya hazel, maafin aku ya belum sempurna buat kamu, aku sayang kamu, dan untuk hal itu, iya aku janji.”

            Setelah aku memutuskan hubungan dengan Ansel pada hari itu, ia pun mulai sedikit berubah tanpa aku sadari. Sebulan kemudian, kami pun masih chat layaknya dua orang yang mempunyai ikatan  spesial tanpa adanya status diantara kami. Tetapi seminggu kemudian, ia mulai jarang menghubungiku, sampai suatu hari ia menceritakan tentang perasaannya pada seorang perempuan cantik yang ada disekolahnya. Hari demi hari sikapnya mulai berubah dan ia seperti menjauhi diriku. Aku merasakan kesedihan yang sangat amat mendalam saat mengetahui hal itu. ‘Ansel, Semudah itukah kau mendapatkan pengganti diriku?’ batinku dengan perasaan kesal, sedih dan marah pada diriku sendiri.

            Dua bulan pun berlalu, perasaan ini masih pedih terasa, apalagi saat mengetahui bahwa dia akhir-akhir ini tak pernah memberikanku kabar. Beberapa hari kemudian saat aku sedang memikirkan dirinya, handphoneku pun kedip-kedip tanda bahwa ada pesan yang masuk. Aku harap-harap cemas saat melihatnya, dan aku berharap bahwa itu adalah Ansel. Benar saja, ternyata itu adalah pesan dari dirinya. Ia mengatakan bahwa ia merindukanku dan meminta ingin bertemu denganku. Aku dengan perasaan yang amat bahagia langsung menjawab pesan darinya tanpa berpikir panjang. Hari sabtu, kamipun bertemu satu sama lain. Ia menjemputku disekolah dan membawaku ke sebuah mall, lalu kami menonton film di bioskop. Walaupun kami sudah tak ada ikatan, hari itupun kami merasa seperti masih menjadi sepasang kekasih. Sebelum film dimulai, tiba-tiba ia mengatakan "hazel, mau balikan gak sama aku?" aku yang tadinya sangat bahagia, menjadi bingung sekali. Aku hanya bisa terdiam, tanpa menjawab pertanyaannya. Kemudian kami menonton film dengan suasana hati yang rumit, bingung sekali, aku tak tau kemana hati ini akan pergi.

            Seminggu setelah kami bertemu,  kami masih berkomunikasi sewajarnya, tanpa ada rasa khawatir karena aku percaya dia masih untukku. Semuanya terasa sempurna sampai suatu hari ia menduga bahwa aku tak mempercayai dirinya lagi, lalu ia mengatakan bahwa ia ingin pergi dariku. Hatiku terasa seperti di hantam oleh batu yang besar, hancur lebur, luka ini sangat dalam, melebihi dalamnya lautan. Aku tak dapat mengatakan apapun selain memohon padanya, "jangan pergi Ansel, please stay!!!" tapi ia malah menjawabnya dengan tanggapan yang seperti tak mempedulikanku lagi, "maaf hazel aku gak bisa mengikuti kemauanmu." Jawabnya. Itu adalah pertama kali aku membencinya. Ya, aku benci dia setengah mati.

            Sebulan, dua bulan pun berlalu, aku masih belum bisa berhenti memikirkannya. Setiap hari perasaan ini selalu teringat olehnya, ia seperti menghantui hari-hariku, dan hati ini pun tak pernah tenang lagi tanpanya. Dan aku terus menyalahkan diriku dengan apa yang telah ku perbuat selama ini. Saat akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk meminta maaf terhadap semua kesalahan ku padanya, padahal, semuanya bukan sepenuhnya salahku, tetapi ia juga meminta maaf kepadaku saat itu. Dan dikemudian hari Ansel mulai menyapaku lagi, dan ia mengatakan bahwa ia ingin berteman denganku. “TEMAN” ya itu adalah kata-kata paling menyakitkan yang dilontarkan oleh seseorang yang dulunya pernah ku cintai setengah mati, sekarang aku hanya disebut “teman” olehnya. Bahkan, aku pun tak akan percaya bahwa kami bisa bersatu lagi, sekali pun hanya mejadi  teman. Dengan berat hati aku menyetujui permintaannya. Kemudian kami berkomunikasi lagi, walau hanya beberapa minggu. Kemudia ia pergi, menghilang lagi, entah kemana. Seperti hilang ditelan lautan. Rasanya aku menyesal menjadikan ia sebagai temanku, karena ia tak pernah ada disaat aku membutuhkan dirinya.

            Dua bulan kemudian, tepatnya bulan Februari. Aku sudah tak kuasa dalam menahan rasa rindu ini. Dengan segala kekuatan ku dalam menahan rasa rindu ini pun, akhirnya aku memutuskan untuk mengirim pesan padanya. Namun, ketika aku mencoba untuk menghubungi nya melalui pesan, ternyata ia merespon nya dengan baik dan membuat hatiku amat senang. Tetapi kemudian ia memberi ku kabar. Aku sangat terkejut ketika tenyata ia memberitahu ku bahwa ia memiliki pacar baru. Aku hanya bisa diam, tanpa komentar, tersenyum dan menahan semua rasa sakit ini. Ya dia memang laki-laki yang baik dan pantas mendapatkan yang lebih baik dari aku. Sejak saat itu diriku mulai tak biasa dengan kehadirannya di hidupku. Aku mulai mencari jati diriku, melawan rasa takut ku dan mencoba melupakannya. Tapi berpindah ke lain hati itu tak semudah dengan apa yang ku bayangkan.
            Aku masih memikirkan dirinya walaupun ia telah mempunyai pacar baru, pokoknya aku tidak memperdulikan dengan siapa ia berpacaran, yang aku pedulikan hanya persaanku pada dirinya. Benar saja ketika dia sudah mempunyai pacar, dia tetap berusaha menghubungiku beberapa bulan kemudian walau hanya mengobrol beberapa jam dalam sebulan. Tapi rasanya tak seperti dulu. Semuanya telah berubah. Aku mulai lelah dengan semua ini, aku juga punya kehidupan untuk masa depanku dan aku juga pantas menerima yang lebih baik dari ini. Aku tak mau menjadi pilihan kedua. Aku berhak menjadi pilihan pertama seseorang, dan ini bukanlah yang aku inginkan untuk masa depanku.
            Tapi aku juga tak dapat membohongi diri ini jika ialah laki-laki terbaik yang pernah hadir dalam hidupku, mengisi ruang hampa ini walaupun hanya sekejap dan kemudian ia menghilang. Semua janji nya bagaikan angin lalu bagi ku, ia seperti melupakan ku, pergi dariku, bahkan tak pernah menengok masa lalunya yang pernah terisi bersamaku. Rasanya aku ingin mengatakan pada mu ansel, bahwa aku adalah orang yang tak pernah lelah dalam mencintai mu, tapi nyatanya, kau adalah orang yang telah lelah untuk memperjuangkan diriku. Kau memang bukan segalanya, tapi dengan mu semua hari-hari dalam hidupku amat berarti.
            Seandainya kau dapat mengetahui isi hatiku, pasti kau akan menangis. Betapa menyesalnya diri ini melepaskan laki-laki terbaik sepertimu. Tapi memang aku tak bisa memaksakan sesuatu. Jika kau hanya untuk diriku, aku pasti akan mendapatkan dirimu kembali. Tapi untuk saat ini aku sudah lelah dalam mengucapkan namamu dalam doaku. Aku mendoakan yang terbaik untuk hidupmu, walau akhir cerita cinta kita telah usai. Semuanya harus berubah. Ya, akhirnya kini semuanya telah berubah.
Lalu aku mengetik sebuah pesan untuk Ansel,                                                         
“Jika aku menyayangimu, itu bukan sepenuhnya salahmu. Tapi itu salah ku yang tak pernah mengerti bahwa waktu bisa merubah segalanya. Jika aku tetap menyayangimu, itu juga bukan sepenuhnya salahmu, itu hanya salah ku yang tak bisa mengerti keadaan. Hanya saja, ternyata waktu kemudian mampu membuatku mengerti keadaan. Beribu waktu, menit, jam, bahkan tak terhitung hari ku habiskan pikiran dan sedih ku untuk mencintaimu. Aku tak pernah berhenti, hanya saja aku beristirahat, mencoba lebih memahami waktu.“ kemudian aku kirim pesan itu dan menghapus semua kontak Ansel yang ada di handphoneku. Aku mulai menyibukkan diri dengan sesuatu yang lebih berguna untuk diriku di masa mendatang dan menyingkirkan masa lalu yang telah usai.         

            Kau memang yang terbaik, laki-laki terbaik yang pantas untuk dibanggakan, untuk dicintai, untuk dikasihi dan untuk disayangi. Tapi pantaskah kau ku tunggu walau hingga seribu tahun lagi?






cerpen ini dibuat berdasarkan kisah nyata.
Adindasha

Minggu, 28 Juni 2015

Let The Parents Win..

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم
Hari ini, Minggu, 28 Juni 2015.
memang rasanya aku sangat bahagia berada dirumah, selalu berada disamping kedua orangtua ku, dan mereka tak pernah lelah menasehati, memberikan petunjuk ke jalan-Nya, dan juga selalu memberitahu mana yang baik dan mana yang buruk. tapi, memang pada kodratnya manusia itu memang tempat nya salah, dan manusia itu gak ada yang sempurna, terutama orangtua kita. jujur, aku memang tak memiliki orangtua yang sebaik Nabi Ibrahim dan Ibu sebaik Aisyah r.a. tapi mereka adalah panutan yang cukup sempurna yang telah Allah berikan padaku, meski mereka masih tetap mempunyai kesalahan, tapi kesalahan itulah yang mesti aku sisihkan. kadang orangtua memberikan contoh untuk anaknya, memang tak semuanya baik, hanya semua yang mereka contohkan baik, itulah yang kita ambil, kita sebagai anak, juga tidak sepatutnya men-judge atau menilai orangtua sesuai dengan kondisi emosional kita. memang kadang kita sendiri merasa kesal jika orangtua memperlakukan kita tidak seperti yang kita mau, tapi saat-saat itulah bukan untuk membangkang atau melawan orangtua. saat itulah dimana kita dapat memahami apa yang orangtua kita inginkan, dan kita sebagai anak juga harus introspeksi diri, karena Anak adalah titipan Allah dan orangtua kita berusaha membimbing kita agar selalu berada dijalan yang benar, kadang hanya penyampaian nya saja yang salah. Karena di Dunia ini tidak ada orang tua manapun yang ingin anaknya menjadi orang yang sia-sia, sekalipun ia hanya seorang tukang becak atau yang lainnya jika kita melihat kebawah. betapa banyaknya orangtua yang berpenghasilan minim ingin sekali anaknya sukses, begitu pula orangtua kita.

Kita juga harus sadar diri karena, cobalah tengok wajah kedua orangtua kita. mereka tak lagi muda. raut wajah mereka terlihat mengkerut, dan amat lelah dengan semua beban yang mereka pikul. Kita sebagai anak juga harus mengerti kondisi orangtua, misalnya jika orangtua sedang pusing atau kesal dengan sesuatu, kita malah tambah bikin mereka pusing dengan celotehan kita dan akhirnya pun menimbulkan konflik. Kadang, dalam kondisi tersebut harus ada yang mengalah. kita sebagai anak tidak boleh mengeraskan hati seperti tidak mau meminta maaf atau malah membantah dan ngomel-ngomel se-enaknya. kalau menurut aku, ya dahulunya sejak aku kecil sampai umur belasan tahun, aku sering kesal sekali saat orangtuaku memarahi, memaki, atau menghinaku. dan akibatnya saat itu aku menjadi anak yang jutek, gampang marah dan sensitif. tapi setelah aku beranjak 15 tahun, dan pada suatu hari aku bertengkar dengan orangtua ku, disitu aku pun sadar, aku lelah, aku gak kuat lagi untuk melawan mereka, karena sampe kapanpun jika aku memilih untuk melawan dan membangkang pada apa yang mereka bicarakan, semuanya akan memburuk, dan aku pun pasti akan menjadi anak yang batu, alias susah dibilangin. 
Saat itupun aku bertekad, 
"Apapun yang orangtua ku katakan, hanya perlu aku turuti tanpa perlawanan. aku akan membiarkan mereka menang, walaupun aku tau didalam dasar jiwa ini betapa rapuh dan susah menerima hal tersebut, tapi aku harus melakukannya, karena Aku sayang Orangtua ku."

Hadis Al-Mughirah bin Su’bah tentang Allah mengharamkan durhaka kepada ibu, menolak kewajiban, meminta yang bukan haknya.

عن المغيرة بن شعبة قال النبي صلى الله عليه وسلم : ان الله حرم عليكم عقوق الامهات ووأد البنات ومنع وهات وكره لكم قيل وقال وكثرة السؤال واضاعة المال (اخرجه البخاري)
Artinya: dari Al-Mughirah bin Syu’ban r.a. ia berkata, Nabi Saw telah bersabda: “ Sungguh Allah ta’ala mengharamkan kalian durhaka kepada ibu, menolak kewajiban, meminta yang bukan haknya dan mengubur hidup-hidup anak perempuan. Allah juga membenci orang yang banyak bicara, banyak pertanyaan dan menyia-nyiakan harta.” (H.R.Bukhari).


KEUTAMAAN DOA ANAK SHALEH BAGI ORANG TUANYA

Dari Abu Hurairah, dia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya ALLAH SWT meng-angkat derajat seorang hamba yang shalih di surga, sehingga dia bertanya, : 'Wahai Rabb., bagaimana derajat ini bisa untukku.? ALLAH SWT menjawab : 'Karena permohonan ampunan anakmu bagimu."
(HR.al-Bazzar, dalam az-Zawaid : 4/3141)

Semua orangtua tidak sempurna, tapi mereka mempunyai sisi kesempurnaan nya masing-masing. contohnya Ayahku, seorang Designer Graphic, beliau mengajarkan banyak hal yang tak akan pernah ku dapatkan dari siapapun. beliau adalah Ayah terhebat yang pernah ku miliki, walaupun semua orang mempunyai sisi gelapnya masing-masing dan aku berusaha untuk selalu mengambil sisi terang atau sisi baik dari Ayahku, yakni beliau orang yang tegas, dan sangat kuat menangani segala hal. 

Lain dari Ayahku, yakni Ibuku. Beliau adalah seorang wanita yang sangat tegar dan kuat, beliau selalu menunjukan ku jalan yang benar, seperti membimbingku untuk patuh dengan Allah dan membantuku menemukan jalanku dengan memperdengarkan Ceramah, Radio serta mengajakku ke Ta'lim atau ceramah (walaupun isinya ibu-ibu semua.) tapi seperti yang ku katakan, semua orang punya kelemahan nya masing-masing. kadang manusia saat lagi senang lupa dengan apa yang mereka katakan dan tak sadar hal itu dapat melukai orang lain. hal ini pasti selalu dilakukan oleh semua orang dan tak kecil pula dampaknya. kadang dapat menimbulkan luka kecil tapi sewaktu-waktu dapat meledak, atau hal tersebut dapat terobati dengan cara memaafkan dan meng-ikhlaskan. apapun yang beliau lakukan, baik dan buruknya hanya Allah yang dapat menilai karena akupun juga kadang melakukan hal yang sama pada orang lain. tapi pada intinya, she is my inspiration, dengan beliau aku dapat membuka pikiran ku tentang agama dan mulai belajar lagi dari awal, agar aku dapat menuju surga, bersama Orangtua ku.

Malam ini, aku mendapatkan inspirasi, yakni suatu saat jika aku mempunyai seorang anak, aku akan mendidik anakku dengan dasar Al-Quran dan Sunnah, dan saat besar nanti aku ingin menjadi Sahabat terbaik yang pernah ia miliki, aku akan mendengarkan segala hal yang terpikir oleh benaknya, entah itu hal yang kecil atau besar. aku ingin tau bagaimana perasaannya, aku ingin peduli pada dirinya, karena yang dapat ku rasakan saat ini, orangtua zaman sekarang sudah pusing dengan dunianya sendiri dan kadang melupakan bahwa anaknya juga butuh kasih sayang dan perhatian, walau hanya bercerita tentang kegelisahan yang ada pada diri anaknya. aku tau ini berlebihan tetapi, sampai kapanpun anak, tetaplah selalu menjadi anak, kadang anak juga selalu salah dalam memilih pilihan. hidup tak sekedar menempuh untuk dunia tetapi untuk akhirat juga. tetapi untuk menempuh akhiratpun jalan tesebut dak semudah yang di inginkan. begitu banyak rintangan dalam dunia ini yang belum tentu seorang anak dapat melewatinya sendiri tanpa bimbingan orangtuanya. kadang kita malu untuk membicarakan hal-hal yang berbau SARA, ataupun dunia luar yang keras, dan hal yang terpaut masalah CINTA, untuk mendiskusikan dengan orangtua. dan kebanyakan dari orangtua juga kurang peduli dalam masalah tersebut, tapi alangkah baiknya jika mereka tahu dan dapat meluruskan ke jalan yang benar sebelum anak yang dalam usia remaja saat ini melenceng ke jalan yang lain. jika ke unsur SARA terlalu keras untuk dibicarakan, maka urusan yang ringan adalah CINTA. jika orangtua menuntun anaknya dari awal mereka pubersitas dan menuju proses kedewasaan tentang masalah CINTA, mungkin saat ini akan sedikit anak-anak perempuan yang menangis karena laki-laki dan akan sedikit pula laki-laki yang berani mempermainkan hati perempuan. tapi orangtua menganggap hal sepele tentang hal ini, padahal dampaknya akan mempengaruhi cara seorang anak bertindak dan berpikir. 

Akhir kata, sayangilah Orangtua mu selagi mereka masih ada di sampingmu, jangan sia-siakan mereka. Patuhi perintah dan jauhi larangan mereka. karena Ridho Allah ada pada Ridho orang tua.

Jika Orangtuaku membaca post ini, aku senantiasa akan mendoakan dan patuh pada mereka,
Aku sayang orangtua ku. semoga orangtuaku senantiasa dilindungi oleh Allah dan dijauhkan dari api neraka nanti. Aamiin.

Mari semuanya berdoa, atau cukup aamiin kan doaku dibawah ini:
"ya Allah semoga aku punya handphone baru, aamiin" :D

Sabtu, 13 Juni 2015

Be Single.

Saturday, June 13 2015

hai! gue pengen cerita banyak hal, hal-hal yang bikin hidup gue gatenang beberapa hari ini, dan ini semua membuat gue kaget, stres, ataupun depresi. ya, gue single. hahaha emang gak lucu dan bukan hal yang menyedihkan juga karena gue tau diluar sana belum tentu orang yang pacaran hidupnya bahagia dan tenang juga. mungkin gue terlalu berlebihan untuk hal ini tapi, ya gue jujur gue lagi suka sama  cowo juga, tapi perasaan ini cuma suka, bukan sampe baper gitu, karna sejujurnya gue udah lupa rasanya gimana ngobrol sama cowo yang real dari hati ke hati ataupun flirting. Gue gakpernah melakukan hal itu, karena gue tau gue single dan gue berusaha jaga diri gue, i will not let anyone touch me or simply flirting with me, because i know, no one will do it anyway.

The idea of be friends with your ex, is that a risky decision?
okay, so akhir-akhir ini gue ngerasa aneh ketika mantan gue tiba-tiba dateng lagi dengan say hi! like seriously, makes me think. sejujurnya, alhamdulillah gue udah gak ada rasa sama dia, bahkan gue ngerasa aneh, gue pikir ya gue gabisa baper lagi sama dia, karena selama ini gue udah buang waktu cuma untuk move on. yep gue punya jalan hidup begitu juga dia yang udah punya pacar (lagi). dan karena hal itu juga membuat gue berfikir bahwa ya gue cewe, gue tau rasanya disakitin dan gue janji gue gabakal ngelakuin hal gila cuma untuk dapetin cowo gue balik karena, gada salahnya emang, semuanya gasalah. gue juga udah seneng milih jalan hidup gue begini, karena Allah telah menyadarkan ke gue bahwa pacaran itu haram. oke mungkin gue terlalu kaku tapi, gue bilang haram.
gue telah mengalami masa suram gue. gue juga telah dihantui dengan segala kesalahan dan semua yang udah gue lakuin, entah itu bener atau salah, gue selalu ngerasa gue yang salah walaupun pada kejadiannya gue gak ngerasa gue salah. 
tapi berteman itu sama siapa aja, selama mereka baik. jadi bukan masalah ataupun kendala untuk berteman sama mantan, as long as you chill and not take something too seriously, dan yang terpenting jangan BAPER. 

Assalamualaikum wr wb,

hai pembaca setiaku dimana pun kalian berada, kali ini gue mau berdakwah sedikit tentang apa yang terjadi zaman ini. let's check out what's in there! 

Kita sebagai manusia kayaknya mesti nurunin ego kita, gue belajar banyak melalui pengalaman gue, ntah itu besar atau kecil. mulai dari pacaran gue yang cuma sekali itu dan seluruh kehidupan gue dari SD - SMA, gue temuin berbagai nila-nilai kehidupan yang mungkin gaada seorang pun yang bisa ngajarin gue tentang hal-hal yang gue alamin. memang semestinya kita sebagai manusia membaca Al-qur'an untuk tau jalan hidup yang benar, tapi istiqomah di Jalan-Nya butuh proses juga.

Adinda, 15 tahun. seorang anak perempuan dari dua bersaudara yang sekolahnya mesti bangun jam 4 pagi dan pulangnya juga sekitar jam 4 sore. selama perjalanan gue setiap hari, membuat gue selalu Down to earth atau rendah hati. semua itu membuat gue inget, dunia ini hanya milik Allah, gue gaboleh sombong, gue mesti ngehargain usaha orang lain walaupun itu hal sepele dan gue harus hidup sederhana karena diluar sana banyak banget yang berharap punya kehidupan seperti gue.

gue bersyukur gue masih hidup sekarang, ya Allah, Alhamdulillah. dan hidup gue juga lumayan bisa gue atur dengan baik walaupun pada dasarnya gue anak yang susah diatur. tapi kalo udah berkaitan dengan Allah dan OrangTua, insyaallah gue berusaha untuk selalu patuh, meskipun masih agak bandel. Alhamdulillah udah 2 bulan gue gak pake gadget, gue bersyukur gue telah disadarkan oleh Allah, karena emang gue anak yag cukup ancur kalo selalu berkaitan dengan sosial media. perasaan gue bisa dicampur adukkan seperti layaknya anak Alay, ya begitulah. tapi setelah lepas dari gadget gue sadar, "ternyata emang gak ada yang peduli sama kehadiran gue juga di sosial media, jadi gaada salahnya kalo gue gak pegang gadget. gue malah bebas gak mesti ribet nyari sinyal, wifi atau kayak anak jaman sekarang, mesti update path dimanapun berada, gue terbebas dari Iri dan Ria". jujur kadang gue juga masih kok update lewat ipad ibu gue, nge cek path ataupun snapchat. karena.. mungkin aja ada yang kangen sama gue atau ada perlu sama gue, padahal sih nyatanya gak ada. kadang mereka cuma dateng ke gue saat mereka butuh aja, dan gue juga bakal setia buat mereka, walaupun timbal balik mereka ke gue itu ya minus, tapi, no problem since i can handle it.

kenapa judul post ini Be Single? karena gue pengen anak muda jaman sekarang sadar.. bahwa.. 

"wow man you have so many days, years, minutes, hours to live for! why you must be dying inside for waiting someone who will not be yours in the future? don't you realize that you've wasted so many years and be careless about your family? listen, the one who you love now, probably will marry someone who is not you. so why you really obsessed to someone who is not will be your soulmate? DON'T YOU TRUST ALLAH ABOUT THE FUTURE? if you really obey Allah rules, Allah will give everything you need, whatever you want."
- Adindasha

gue minta maaf kalo gue sok nasehatin atau omongan gue terlalu tinggi atau apa, terserah gue mau dipandang apa, tapi gue cuma pingin anak remaja jaman sekarang itu WAKE UP, they sould see, this world is sick, sick of everything! why can't the teenagers just open their eyes and see, there's so many things to be learn in this world. because you can't just sit down and watch this world shatter without doing anything!

Akhir dari post ini adalah, gue berharap bahwa generasi remaja di dunia ini menjadi lebih baik, karena setiap gue melihat kehidupan remaja di luar negri, menyedihkan. mereka anggap rokok, obat-obatan terlarang, ganja, dan hubungan diluar nikah itu hal biasa. padahal Allah SWT telah mengatakan bahwa mendekati zina aja larangannya udah haram... apalagi dosa yang lebih dari itu. 

buat para cewek, ya khusus nya yang seumuran gue, ayo pake hijab. udah gak ada waktu lagi buat nunggu siap atau engganya kita menutup aurat. dengan menutup aurat, Allah SWT gak bakal menutup rejeki kita kok, bahkan diperluas bukan dipersempit. pakai hijab juga membuat inner beauty kita jadi terlihat, gak ada satupun orang didunia ini yang karena pake jilbab jadi jelek, karena hijab itu adalah sebuah tanda kepatuhan kita sebagai muslimah. khawatir gak ada yang tertarik lagi saat pake jilbab? gak usah khawatir! justru Allah SWT telah mempersiapkan yang terbaik untuk wanita muslimah, karena perempuan yang baik hanya untuk lelaki yang baik pula.

Jadi.. sekarang maunya disayang Allah SWT dunia dan akhirat atau disayang PACAR yang nantinya bakalan putus juga? 

kalo aku sih maunya disayang Allah SWT, karena.. aku pingin suatu saat aku bilang ke future husbandku kalo aku cinta dia karena ALLAH SWT. gak ada yang lebih sweet dari kasih sayang Allah SWT yang tiada batas untuk kita.

Gak ada kata terlambat selagi kita menghirup nafas detik ini, karena Allah maha Pemaaf lagi maha Penyayang. jadi kapan lagi nih mau berubah kalo gak sekarang? emang kamu mau ditanya sama Allah "apa yang kau gunakan pada masa mudamu?" dan ternyata kita buang-buang waktu?

aku, memang gak sempurna, aku memang hanya bisa nasehatin kalian tanpa ngaca, tapi aku selalu tau kok dimana kesalahanku dan berusaha untuk memperbaiki lagi, karena aku tau, kadang manusia itu cuma kebawa emosi dan hawa nafsu bujuk rayu setan.

Semoga post ini bermanfaat dan, HEY WAKE UP! there's a lot of things more interesting than what's on your gadget screen.

akhir kata, semoga siapapun yang membaca post ini memakai gadgetnya dengan bijaksana dan mulai memperbaiki diri untuk masa depan dunia ini dan untuk menabung bekal di akhirat nanti.

Sekian dari saya, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. 
kesempurnaan itu datangnya dari Allah SWT, bukan dari saya :)
ohya, jika ingin mendalami ilmu islam, lebih baik ikut kajian islam atau nonton ceramah di youtube ya, gak rugi kok, Allah pasti lihat siapa yang berusaha untuk mencapai suatu kebenaran untuk Jannah nya.

Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

-Adinda Shafira

Selasa, 12 Mei 2015

He's not there

He’s gone,
You’re sad, 
I get that. 
He left because he doesn’t want to be a part of your life anymore,
I understand. 
However,
You need to fill that hole he left in your chest when he acted like it was a wall and punched through it when he got mad. 
I want you to break your bones back into place, 
I know you broke them all when you fell for him. 
Stop thinking about him kissing you, 
Replace that taste on your tongue with something much sweeter than he ever was. 
I know school didn’t teach you to stop loving someone and how to cope with life when someone leaves, 
But you can battle through this. 
Right now, 
You’re probably numb. 
Every morning you wake up and think about him, 
I know, 
I’ve been there,
Eventually you won’t think about him all the time, 
Memories fade, 
One day you’ll wake up and stop torturing yourself with the thought of him. 
When you realise you haven’t thought about him for a while you will smile, 
You will learn to love and be happy again. 
You will be mended. 
I want you to stay strong, 
Don’t give up,
Do what you have to do to fix this. 
Stop making 11:11 wishes for him to come back,
He’s not going to.

he’s never going to come back to you 

Tuesday, 19:38 thoughts.

Minggu, 10 Mei 2015

Ambivert

"Introvert or Extrovert"

Have you find your own?
just for your information,
Introvert:
While not necessarily shy, you prefer to spend a lot of your time alone to recharge your limited energy.
Extrovert:
As a great social networker, you love to socialize, mingle and make as many friends as possible.


somehow, they said that i am an Extrovert, and the other test said that i am an Introvert.
it is actually the things that i was worried about.
then, i took another test on internet, 
and the result is, i am an:
AMBIVERT

(source: http://lonerwolf.com/introvert-or-extrovert-test/)

As a fairly equanimous person, you display both introverted and extroverted characteristics. While on some days you like being surrounded by many people, on others you prefer to relax on your own and take some time out. As such, you can easily relate to both extremes on the personality spectrum, and have an easier time delving in and out of the internal and external worlds. This may lead to feelings of confusion as many times you feel like a “walking contradiction”, feeling one thing one moment, and another thing the next. Your friendship circle tends to consist of 3, 4, or 5 people. 

 To summarize, these are some of your defining characteristics:
  • Equanimous
  • Enjoys socializing, but also being alone at times.
  • Behavioural decisions usually rely on “how one feels”, or the context of the situation.
  • Usually has a small group of friends.
  • Flexible.
  • Changeable.
  • Ability to appreciate both inner and outer worlds.
  • Easygoing.

Senin, 13 April 2015

LOST

Pernah ngerasa kehilangan?
kehilangan sesuatu yang lo gabakal pernah terpikir sekalipun jika akan kehilangan hal itu.

iPod.
salah satu gadget yang gue punya satu-satunya semenjak masuk SMA.
cuma iPod yang nemenin gue disaat gue galau, badmood, gaada kerjaan, dan butuh seseorang.
saat gue bener-bener sayang sama iPod, seketika Allah ngambil iPod itu dari gue.

ceritanya berawal dari...
Jum'at, 10 April 2015.
Pagi itu, gue bangun dengan biasa aja, seperti hari biasa. hari itu gue memang sudah merecanakan mau kerja kelompok bareng temen-temen, nah otomatis gue bilang sama ibu gue. Fyi aja, pagi-pagi gue udah nyiapin baju- beresin kamar dll cuma buat pergi kerumah temen. tiba-tiba ibu gue ngomong, "beneran tuh kerja kelompok? abis itu ke bogor ya? blablabla" gue sontak kaget dong dikira mau pergi ke bogor, nah gue nge bantah dengan nada tinggi, tiba-tia bokap denger trs marah-marah ke gue karna gue gak seharusnya ngomong nada tinggi ke nyokap. nah gue langsung down, nangis, karna suasana hati galau banget digituin sama orang tua, gue memutuskan untuk gajadi pergi, gue bilang ke temen-temen kalo mood gue lagi ancur dan gabisa pergi. salah satu temen gue bilang kalo gue gaboleh egois, masa mereka harus nungguin sampe mood gue bagus baru ngerjain tugas. nah gue hargain lah pendapat dia, gue emang gaboleh egois juga. nah yaudah karna bener-bener down akhirnya gue tidur. tiba-tiba jam 11 gue dibangunin nyokap katanya ada temen gue yang nelfon di telfon rumah, nah yaudah gue dengan sigap langsung angkat, dan mereka tiba-tiba bilang gue suruh ke tebet karna mereka semua udah ngumpul. apa coba, emang mereka gabisa ngerti gue banget apa gimana sih? gue lagi berantem sama ortu dengan perasaan gaenak masa gue disuruh capcus ke tebet trs seneng-seneng sama mereka? gue kan emang gak enak gt mereka udah nunggu, nah yaudah gue langsung ganti baju terus minta anterin nyokap ke terminal bus sekarang juga, ibu gue kan abis beres-beres rumah dan dia sebenernya pengen mandi dulu tapi gara-gara gue maksa dia terpaksa langsung nganterin, dia juga nge gerutu kesel gitu sama gue, ya gimana lagi gue juga gamau ngecewain temen-temen gue kan. yaudah tuh gue berangkat ke tebet juga.

nah saat di bus, gue cuma bisa bengong, bener-bener gak kayak gue yang biasanya. mana itu siang-siang gue laper kan. sesampainya dirumah temen gue, mereka ternyata malah lagi nonton film. gue liat dikamar itu juga ada pesenan McD sama banyak cemilan. setelah mereka selesai nonton film, mereka makan McD nya. gue sempet ditawarin, tapi karena gue tau karakter mereka, gue nolak. gue cuma makanin cemilan yang banyak itu. nah setelah itu kita bikin video tentang malaikat, pake ipod gue. saat itu ipod gue juga ngenes.. dijemur matahari gitu panas banget ipodnya... nah gak lama tuh setengah jam berikutnya ipodnya lowbatt, gue kan bawa kabelnya, nah gue coba nge charge ternyata gabisa. ternyata yang gue bawa itu kabel ipad nyokap gue yang udah rusak. nah setelah itu kita ngerekam pake ipad nyokapnya temen gue. nah karena gue takut ipod gue kenapa-kenapa, gue taro ipodnya di tas. tas gue emang kecil banget gitu, gamungkin kan gue lupa, tasnya juga kecil kok. trs ada adegan yang gue peranin, gue harus pura-pura megang hp gt kan, nah yaudah gue ambil ipod lagi trs kayak pura-pura mainin, nah setelah selesai, temen gue tuh ngelipet karpet yang seinget gue, gue taro ipod gue disitu. nah tanpa sadar gue mungkin udah naro ipod gue di tas gue lagi. nah setelah kita beresin kamarnya temen gue, kita semua pamit pulang. karena berhubung temen gue mau pergi kerumahnya yang di cakung, dia naik kereta bareng gue. nah saat itu kita ber6 jalan ke depan gitu buat naik metro mini, nah saat jalan tas gue sempet jatoh. karna gue rasa tas gue udh di resleting jadi gue biasa aja kan ya, dan gue juga gak ngerasa ngeluarin ipod ditengah jalan karna gue tau itu ipod mati. nah pas sampe didepan sebelum naik metro mini, jihan nyebrang karna dia mau naik metro mini yg arahnya berlawanan sama kita. nah pas naik metro mini, gue disuruh duduk sama temen-temen gue. sebelah gue itu mas-mas gitu. gue lumayan takut juga, nah karena emang pikiran gue kosong karna belum makan gitu jadi gue banyak bengong, yang bikin janggal itu, temen-temen gue semuanya berdiri sedangkan gue duduk sendiri. nah adalagi yang aneh, gue kira mas sebelah gue kondektur, nah ternyata dia cuma mas-mas tapi kok di tangannya megang duit gitu ya? gue maish bingung. terus sesampainya di terminal manggarai kita jalan ke stasiun manggarai. nah disitu gue mulai ngobrol juga sama temen gue, pokoknya gue ngerasanya masih ngejaga ipod lah di tas. nah di stasiun itu bener2 rame bangetbanget. tau sendiri lah kalo maghrib jurusan ke bekasi se-ramai apa. nah gue balik ber 3 sama temen gue dan adeknya. berhubung temen gue lagi gak bawa hpnya yg android, dia nyuruh gue fotoin keadaan stasiun pake ipod gue. nah gue bilang kalo ipod gue mati.. pas itu gue masih ngerasa aja kalo ipodnya masih sama gue. nah setelah naik ke kereta, gue kan ngobrol-ngobrol sama adeknya temen gue, trs gue bilang "loh kok resleting gue kebuka setengah ya?" terus kata adeknya temen gue "loh emang udah kebuka gt kak dari tadi" gue bingung, seinget gue pas abis ngambil tiket commuterline gue resletingnya bener kok. nah gue biasa aja kan.. gamau worry. suasana dikereta itu bener-bener desek-desekan dan gue juga setelah temen gue dan adeknya turun dicakung dan gue melanjutkan ke kranji, gue ngerasa spacing out of myself again. feel so strange. nah setelah itu gue naik angkot dan naik ojek. sesampainya dirumah, udah isya. gue gak dapet maghrib. sampe dirumah, bokap ngomel kenapa gue pulangnya malem. gue bilang, kalo gue pulang jam 5 karena macet gue naik metro mini, jadinya telat sampe rumah. setelah itu seperti biasa gue pengen nge charge ipod, tiba-tiba saat itu gue kehilangan ipod gue. saat itu ipod gue bener-bener gaada di tas gue, padahal sepanjang hari gue udah ngejaga itu ipod bener-bener dan akhirnya pun hilang dalam tas gue.

gue masih bingung itu ipod hilang dimana. gue udah berusaha tanya temen gue apakah ada atau ngga ipod gue dirumahnya. ibunya bilang kalo gaada ipod warna biru di rumahnya. gue tuh panik tapi setengah tenang. gue yakin ipod gue masih ada saat itu, tapi gatau dimana. entah terjatuh, ada yang ngambil atau dicopet di metro mini. orang tua gue juga heboh dan sekaligus marahin gue. gue seharusnya lebih ngeutamain orang tua dibanding temen. gue nyesel udah ngebantah orang tuadan malah menuhin kewajiban gue buat temen. gue nyesel lebih milih temen daripada perasaan orang tua gue. gue nyesel hari itu gue keluar rumah yang padahal gue bisa seharian pura-pura gapeduli sama temen-temen gue itu. dan sekarang gue rasa ini bukan tentang orang lain yang bisa ngatur gue seenaknya, gue harus ngatur diri ini dan nurutin perintah orang tua.

gue ikhlas ipod gue hilang.
gue ikhlas gak berkutat sama social media 3 tahun.
tapi gue gak ikhlas temenan sama temen yang gak ngerti gue maunya apa.

be kind to yourself.