Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Haiii semuaa pembaca blogku, apa kabar? semoga kalian semua senantiasa dilindungi oleh Allah SWT. Aamiin.
Kali ini gue mau bahas tentang "Transportasi Online" yang lagi marak banget di Indonesia. Kenapa gue mau bahas hal ini? karena menurut gue lama kelamaan, hal ini mulai gak masuk akal. Dampak negatif hal ini lebih besar dari pada dampak positifnya. memang sih menguntungkan bagi pengguna jasa, tapi apa kita sebagai masyarakat Indonesia hanya menggunakan jasa yang dapat merusak masa depan anak cucu kita? kebanyakan dari kita hanya melihat enaknya saja, tidak berpikir panjang untuk masa depan dan hanya mengutamakan kepentingan pribadi.
Sebagai 'Anak Bekasi' yang setiap hari pulang-pergi ke Jakarta, gue mulai sadar akan penyalahgunaan jasa transportasi di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, di Jakarta ada banyak transportasi umum yang beragam. Berbagai transportasi umum dapat kita temukan dengan mudahnya tapi perlu kesabaran untuk menunggu transportasi tersebut. Beberapa fasilitas yang disediakan oleh pemerintah yakni seperti, Pesawat, Kereta, Transjakarta, Angkot, Metromini, dan yang sekarang sedang dibangun adalah Monorel. Penggunaan transportasi tersebut sangat dimaksimalkan oleh para pengguna jasanya, tapi tak jarang kita temukan banyak kerusakan, ketidaknyamanan, dan keamanan yang tidak terjamin didalam transportasi tersebut. Mengapa gue bisa bilang hal-hal negatif tersebut? karena gue pun ngerasain hal itu. Gue biasa pake Bus, Kereta dan Angkot untuk tranportasi Jakarta - Bekasi, dan gue menemukan transportasi yang gue pake tersebut sangat kurang terjaga oleh masyarakat penggunanya. Banyak tangan-tangan jahil yang sengaja merusak tanpa bertanggung jawab. Jika hal-hal kecilpun sudah dirusak, ya dampaknya makin banyak yang merusak tranportasi umum, seperti mencorat-coret dan nempelin stiker-stiker promosi. Keamanan didalam transportasi umum sangat tidak terjamin, dan membuat para penggunanya menjadi was-was dan tidak nyaman. hal tersebut telah terjadi pada gue, buktinya 2 hp gue sudah hilang dicuri oleh tangan-tangan yang tak tahu dosa di Metromini dan Kereta. Sekarang gue jadi was-was dan gak nyaman kalo ngeluarin barang-barang berharga. Karena, sekuat apapun kita menjaga barang di transportasi umum, tangan-tangan yang gak bertanggung jawab pasti tetep mencari kesempatan disaat kita lengah. Makanya, kita dianjurkan berdoa saat naik kendaraan umum dan senantiasa beristighfar selama perjalanan. Hal-hal negatif tersebut telah memicu rakyat Indonesia untuk malas dan enggan memakai transportasi umum. lalu apa solusinya? Maka terbitlah "TRANSPORTASI ONLINE"
Transportasi Online adalah Transportasi yang dapat dipesan langsung lewat aplikasi smartphone. Selain caranya mudah, transportasi online juga lebih murah. Banyak promo dan voucher yang ditawarkan. Selain bisa menghemat uang, kita juga lebih efisien ke tempat tujuan dengan waktu yang lebih singkat. Menarik bukan?
Transportasi online memang menggiurkan, keuntungan jasa lainnya yang bisa kita gunakan yakni berbagai layanan, mulai dari belanja, pesan makanan, antar dokumen atau barang, make up, bersih-bersih rumah, dan lain-lain. Lewat aplikasi, kita dapat memilih transportasi apa yang ingin kita gunakan, seperti mobil, taksi dan ojek. Hal ini memang sangat memudahkan kita dalam mencapai tujuan, apalagi keadaan ibukota yang sangat macet, membuat kita lebih memilih alternatif transportasi online lewat smartphone kita. Tapi apakah hal ini selamanya baik untuk negri ini? Mengobati 'penyakit' macet dengan alternatif yang justru merusak tata kota di Indonesia.
Transportasi online memang sedang marak di negri ini. Pengguna jasanya juga beragam, mulai dari yang muda sampai yang sudah tua. Selain layanan transportasi yang tersedia sangat beragam, hal ini digemari para pengguna aplikasi, tetapi tidak dengan supir-supir taxi dan ojek yang berusaha dengan mandiri dalam mencari pelanggan. Baru-baru ini telah terjadi demo dan perselisihan antar supir taksi dengan supir taksi online yang telah mengambil pelanggan lebih banyak dari pada supir taksi biasa. Hal ini wajar saja terjadi, karena memang transportasi online lebih diminati masyarakat karena lebih pasti harganya dan terjangkau. Tetapi bagaimana dengan masalah perekonomian dan keadaan kemacetan di Indonesia yang masih belum teratasi? apakah transportasi online adalah jawaban dari masalah-masalah tersebut?
Menurut gue, banyak banget masalah yang mulai muncul karena transportasi online ini.
Pertama, masyarakat menjadi menyepelekan banyak hal, seperti menganggap mudah supir online dan melupakan derajat mereka yang sama-sama manusia. Tak jarang pelanggan yang emosi kepada supir-supir online, padahal manusia pasti tidak luput dari kesalahan. Karakter "ramah" yang dikenal dalam masyarakat Indonesia menjadi terlupakan.
Kedua, Volume kendaraan yang terus menerus bertambah dari hari ke hari, bukannya berkurang, malah justru bertambah karena adanya transportasi online ini. Bayangkan, misalnya jika satu aplikasi online memiliki supir taksi dan ojek memiliki 2000 orang lebih yang menjadi supir, bagaimana jika ada 5 aplikasi yang memiliki supir sebanyak itu dalam satu kota? Jumlah kendaraan meluap jika ke-5 aplikasi tersebut beroperasi setiap harinya. Apalagi transportasi online sekarang sangat digemari masyarakat Ibukota. Jakarta yang sudah sangat padat, menjadi lebih padat lagi karena adanya jasa ini. lalu apa dampak yang ditimbulkan? Kemacetan setiap harinya karena volume kendaraan bermotor melonjak lebih tinggi.
Ketiga, Udara yang segar dan bersih perlahan telah lenyap. Berjuta-juta kendaraan yang ada di Ibukota telah mengotori udara dengan polusi-polusi kendaraan bermotor. Dampaknya, cuaca menjadi lebih terik dan panas, dan Hujan yang ekstrem karena udara telah tercemari. Padahal, Bangsa kita telah berusaha mengurangi penggunaan kantong plastik, AC, dan menanam pohon, tapi tetap saja polusi benar-benar menjadi perusak utama udara di Negri ini.
Keempat, Pembodohan, kemalasan dan perbudakan tanpa kita sadari telah menyelimuti kita.
Mengapa pembodohan? karena kita menjadi generasi yang menunduk, hanya bisa melihat ke layar handphone dan menghiraukan orang yang sedang mengantar kita saat menaiki transportasi online.
Kemalasan juga salah satu hal negatif yang timbul dari dampak penggunaan transportasi online. Karena dengan mudahnya kita bisa mendapatkan apa yang kita butukan dengan uang yang kita miliki, jasa transportasi online yang telah menawarkan jasa yang beragam membuat kita malas melakukan banyak hal karena sudah ada yang lebih mudah. Hal ini sangat buruk, karena telah menganggap enteng usaha yang telah dilakukan supir-supir yang mengantarkan jasa yang kita butuhkan, seperti jasa antar makanan dan belanjaan, yang membuat kita malas untuk pergi keluar dan memilih untuk menggunakan aplikasi untuk memenuhi kebutuhan kita. Memang kesannya positif, tapi kita malah menjadi generasi yang manja dan malas.
Dan yang terakhir, mengapa Perbudakan? Karena selain kita dibudaki oleh teknologi, kita perlahan juga membudaki orang-orang yang kita temui melalui aplikasi transport online dengan menganggap mereka rendah dan mencaci maki jika mereka melakukan kesalahan. Padahal kita sesama manusia harus menghargai apa yang telah mereka kerjakan untuk kita, karena mereka juga telah berusaha dalam pekerjaannya. Uang juga telah membudaki kita, karena dengan uang kita dapat membeli apapun yang kita inginkan, tapi uang tidak bisa membeli perilaku baik, karena perilaku baik datangnya dari hati bukan dari uang.
So, dari beberapa dampak negatif yang sudah gue utarakan diatas, bukan berarti transportasi online itu buruk, justru sangat membantu aktivitas Rakyat Indonesia, tapi hal ini tidak disikapi dengan bijak, sehingga menimbulkan banyak pro dan kontra akan hal ini.
Terakhir pesan dari gue, Tolong sikapilah penggunaan transportasi online dengan bijak, jika ingin menciptakan keadaan Indonesia yang lebih baik. Karena apa yang kita lakukan untuk bangsa saat ini, akan berdampak pada anak dan cucu kita di masa mendatang.
Terima kasih atas perhatian kalian yang sudah mau membaca opini gue tentang Transportasi online! Gue minta maaf jika ada salah kata yang tertulis dalam post ini yaaa :)
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
