- Kenapa orang lain bersikap aneh?
- Pernahkah kamu merasa kesal karena semua orang tiba-tiba seperti nenek sihir, jutek dan jaim?
- Pernahkah kamu menemukan semua orang tiba-tiba aja seperti ibu tiri dan saudara tiri dalam kisah bawang merah dan bawang putih?
Padahal , kamu sudah bilang bahwa "Saya hari ini akan menjadi orang yang penuh senyum"
Tetapi semua orang tetep aja menunjukan wajahnya yang Kusut dan ngeselin.
Tenang aja , mungkin semua itu karena sisa dari caramu dulu memperlakukan orang lain.
Mungkin aja , dulu kamu salah memperlakukan orang lain.
Jadi , wajar aja kalo hari ini , ketika kamu udah mulai mengubah diri , mereka masih melakukan cara lama.
Bertahanlah dengan caramu yang baru , lama kelamaan mereka akan menampilkan senyum persahabatan yang membuatmu semakin nyaman .
Ngomong-ngomong soal cara pandang terhadap orang lain , kamu harus liat skema (dari irfan AmaLee) :
Oppersive Relationship
↑
ketakutan , minder
↑
memandang diri terlalu tinggi
↑
Proper view of self
↓
memandang diri terlalu rendah
↓
penindasan , diskriminasi
↓
Kekerasan , SARA
Memandang orang lain terlalu rendah atau if you underestimate someone, akan menggiring kamu jadi gapernah menghargai orang lain . Apapun yang dikatakan temanmu atau Apapun yang dia lakukan , kamu anggap sebagai Picisan, Gak bermutu . Kamu akan langsung menyalahkan dan menganggap remeh usulan temanmu itu.
Hal ini bisa gawat , soalnya teman mu itu akan merasa terhina dan dendam . kalopun gak dendam , mereka pasti merasa rendah diri .
Sebaliknya , memandang orang lain terlalu tinggi juga berbahaya . soalnya , cara pandang ini akan menempatkan kamu jadi si terjajah yang sukarela . Begitu menganggap temanmu lebih hebat , kamu akan mengarahkan dirimu jadi budaknya . kamu mengagumi secara membabi-buta atau kalo ngga , kamu akan merasa nggak berharga sama sekali . biasanya , kamu akan menjelma jadi remaja yang minder dan serbakikuk .
Keluarlah dari dua cara pandang ini (Terlalu tinggi dan rendah) .
Buatlah cara pandang yang manusiawi . Caranya gampang aja kook , asal kamu mau, semuanya bisa dimulai dari hari ini :
- Hargailah pandangan seseorang bulan ini . katakanlah sesuatu seperti , "Hai, itu ide bagus!" Remlah mulutmu dari mengatakan "Aaah.... itu sih biasa!"
- Ingat-ingatlah orang yang kamu sayangi atau teman dekat yang memperlihatkan sikap berkarakter buruk belakangan ini . Renungkanlah apa yang mungkin menyebabkan mereka bersikap seperti itu kepada kamu .
Temanmu . . .
Apakah kamu punya teman? Siapa dia?
Apakah teman itu menurut mu?
Seorang teman adalah:
Sebuah dorongan saat kesepian
Sebuah tuntutan saat kita sedang mencari
Sebuah senyuman saat kita merasa sedih
Sebuah lagu saat kita merasa senang ...
-Peribahasa
Apakah ada temanmu yang memenuhi kelima syarat itu? Wah jangan jangan apa yang disebut teman baru memenuhi cara kelima , yaitu hadir ketika kamu senang aja . Kalo emang begitu , mendingan kamu tinggalin kebergantungan mu pada temanmu itu.
Seorang teman adalah seorang yang
memberikan kita seluruh kebebasan , tapi
menuntut kita menjadi diri sendiri ...
-Peribahasa
Jika sepatu itu pas
Pernahkah kamu pergi ke mal untuk membeli sepatu? Ya, saat itu, kamu pasti ingin menemukan sepasang sepatu yang pas . Sepatu idaman kamu , selain nyaman bagi kedia telapak kaki , juga enak dipandang.
Kalo bisa sih , sesuai dengan trend .
Sekarang bayangkan lah kamu sebagai sepasang sepatu yang nyaman itu . jika dapat memilih , Siapa aja yang dapat memakai kamu? Siapakah orang itu?
Ketika membayangkan diri sebagai sepatu orang lain , kamu secara mental sedang menempatkan diri dalam posisi ketika mereka akan Menginjak dan berjalan diatas kamu . Gambaran ini berhubungan dengan rasa kekaguman diri kamu , penyerahan dan penundukan kehendak orang lain .
sumber dan inspirasi dari : Methamorpho-self Diary 356
- Adinda Shafira, 13thn.