Halaman

Minggu, 30 Oktober 2016

Apa artinya hujan buatmu, Adinda?


Hujan adalah……. 
kamu. 
Hujan adalah saat Aku menatapmu pekat untuk pertama kalinya.
Hujan adalah saat kamu menggenggam tanganku untuk pertama kalinya.
Hujan adalah saat kamu… tersenyum hangat padaku, untuk pertama kalinya.

Hujan adalah… saat aku bersamamu, aku merasakan kehangatan.
Hujan adalah saat kau dan aku, berjanji untuk selalu bersama.
tak peduli seberapa jauh aku melangkah, aku akan selalu teringat tentangmu saat hujan turun.
rintik demi rintik ku nikmati, karena ku kan selalu merindukan senyum manismu, senyum indahmu, dan wajahmu yang tampan.
(Februari, 2014)

tetapi, hujan tidak hanya mengingatkanku akan semua hal yang membuatku rindu kepadamu.

Hujan adalah saat aku menatapmu pekat untuk terakhir kalinya.
Hujan adalah saat kau menggenggam tanganku untuk terakhir kalinya.
Hujan adalah saat dimana aku dapat berbicara denganmu, melihatmu tertawa, melihatmu tersenyum manis hanya untukku saja, untuk terakhir kalinya.
Hujan adalah saat kau memelukku,  walau menurutmu itu hanya candaan semata untuk terakhir kalinya.

Hujan adalah saat aku harus melepas semua kehangatan tentangmu, tentang kenangan manis yang kita rajut, tentang masa depan yang telah kita khayalkan untuk terakhir kalinya.
Hujan adalah saat kita memutuskan untuk saling meninggalkan, dan berjanji untuk tidak mengusik kehidupan satu sama lain untuk terakhir kalinya.
(September, 2016)

Tapi apa kau tau apa itu hujan?
Hujan adalah saat awan melepas air, membiarkan ia jatuh, untuk menjadi indah, dengan caranya sendiri. 

Hujan mengajarkan kita untuk mencintai.
Hujan mengajarkan kita untuk menyayangi.
Hujan mengajarkan kita untuk melepaskan.
Hujan mengajarkan kita untuk merelakan.

Kira-kira kau dan aku seperti itu.
Kita bertemu dalam Hujan, dan berpisah dalam Hujan.

Tapi apakah kau mau tau apa yang paling aku sukai dari hujan?
rasa tenangku, masih kau peluk dengan rintikan rasa ditinggalkan.

Kau hujan,
tetaplah disana. 
jangan ganggu aku lagi, ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar