Halaman

Kamis, 25 Mei 2017

Terima Kasih

Post ini khusus dibuat untuk semua orang yang pernah mem-bully saya lewat kata-kata kasar yang mungkin tak pernah kalian sampaikan langsung kepada saya...

Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih kepada orang-orang yang telah menilai saya hanya dari luarnya saja, tanpa pernah berusaha menguhubungi saya langsung untuk mengetahui saya yang sebenarnya seperti apa..

Terima kasih kepada kalian yang selalu membangkitkan semangat saya untuk selalu berubah dan untuk tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah untuk penghidupan yang lebih baik. Saya bersyukur sekarang hidup saya sudah tenang, tak terpusat oleh kata-kata pahit yang tak pernah saya dengar lewat daun telinga saya sendiri, melainkan lewat daun telinga orang lain.

Terima kasih untuk kalian yang telah menyadarkan saya bahwa jika benar cinta, jangan takut merelakan. Ya, saya telah lakukan itu. Terima kasih kalian telah menyadarkan saya bahwa betapa Allah lebih sayang dengan membuat saya patah hati, saya bersyukur.

Terima kasih sudah mencaci-maki saya dengan tuduhan yang aneh-aneh, yang walau saya saja pun tak tahu kalian segitu bencinya sama saya, walau bukan seutuh nya salah saya, tapi tetap saja saya yang disalahkan.

Asal kalian tahu saja, cinta itu cuma ada dua rasa, manis dan pahit. Manis ketika diawal, pahit ketika diakhir. Namun jika seluruh cinta yang saya rasakan terlanjur pahit? itu namanya bukan cinta. Itu Baygon, hehehe, racun.

Untuk kalian semua yang nge-stalk saya dengan tujuan mau cari-cari kejelekan saya, ya, silakan saja, saya kan gapernah marah. Saya cuma mau bilang, apa kamu pernah jadi saya? dibahagiakan, dikecewakan, dibahagiakan, lalu ditinggalkan? apa pernah? kalo kalian tetep gangerti juga, ya udah, makasih.

Kalo bisa putar balik waktu, dan ditanya dengan pola pikir saya yang sekarang, mending saya pacaran atau jomblo sampe masuk kuliah, saya akan milih jomblo sampe masuk kuliah, kenapa? karena saya gak akan rela harga diri saya direndahkan oleh orang lain. Mungkin perempuan kodratnya memang gitu, dikejar habis itu ditinggalkan. Tapi saya gak mau itu terjadi lagi, saya gak akan kuat disakitin lagi. Kalian juga gak akan kuat kalo jadi saya. Untuk itu, mulai sekarang, tolonglah jangan nilai orang dari social media nya saja. Kalo belum tau sifat asli orang yang kalian stalk, kenalan lah.

Zaman udah maju, pola pikir kita sebagai manusia modern yang punya handphone canggih juga harus maju. Jangan mudah menilai orang berdasarkan satu pandangan saja. Lelah tahu? setiap ngecek siapa saja yang melihat insta story saya, lagi-lagi masih aja ada yang ngestalk saya. Mau lihat apa sih emangnya? lelah.

Terima kasih kalian yang telah membuat harga diri saya jatuh, namun berkat kebencian saya terhadap pandangan orang-orang yang sok tahu seperti kalian, saya bisa diam tanpa membalas kekesalan dalam diri saya. Saya belajar sabar, saya belajar untuk tidak marah, saya belajar untuk pura-pura tidak sadar, saya belajar untuk bahagia, saya belajar untuk tenang, saya belajar untuk memaafkan, dan saya belajar untuk nerima cinta yang baru.

Terima kasih untuk semua hujatan dan koreksi kalian yang bahkan tidak pernah sempat saya terima namun saya rasakan langsung dengan batin saya... terima kasih. Kalian supporter saya untuk berubah menjadi lebih baik, bahkan saat saya tidak mau. Saya yakin, kita semua bisa jadi manusia yang sama-sama sukses jika pola pikir kita bisa kita ubah. "Kebahagiaan terdapat pada dalam dirimu sendiri, bukan pada orang lain," seperti itu kira-kira yang bisa saya pikirkan selama ini.

Terima kasih kalian sudah mendukung saya untuk berubah dengan hujan hujatan tak langsung dari hati kalian, semoga kalian bisa hidup tenang dan Allah selalu merahmati hati dan perkataan kalian yang sungguh mulia itu. Kurang-kurangin ya saran saya untuk nge-gosipin orangnya, nanti pahala kalian menciut, hehehe.

Untuk kalian yang mencari motivasi, gunakanlah cacian dan makian orang-orang yang menganggap dirimu gak ada apa-apanya dibanding mereka, gunakanlah kekuatan itu untuk membantah perkataan mereka yang hanya omong kosong belaka. Kalian bisa, kalian lebih kuat dari orang yang menghujat kalian, pokoknya jangan pernah putus asa!

Percaya deh, Usaha dan doa bisa membantah kata-kata orang yang gak bertanggung jawab yang sudah melukai hatimu. Allah maha adil, Allah maha bijaksana, Allah maha mengetahui, jadi, jangan takut untuk menjadi luar biasa ya!

Gak ada kata menyerah! Jangan pernah membiarkan aura negatif seseorang menyeimuti pikiran dan badanmu, yakinlah kau pasti bisa menjadi lebih baik.

Semangat kalian! jangan lupa berdoa, dan jangan lupa bahagia!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar