Halaman

Jumat, 04 November 2016

Terkadang

Terkadang...
terkadang ada satu laki-laki yang dapat membuatmu nyaman, dalam kondisi apapun. Ntah saat kau tertawa terlalu kencang, saat kau melahap makanan hingga belepotan, atau saat kau cerita tentang sakit hatimu, namun menjadi tak sakit kemudian. 

Terkadang...
terkadang ada satu laki-laki yang dapat memahamimu, saat yang lain tak ada. Ia dapat memahami segala kondisi saat kau terpuruk, lelah hingga bahagia. Hanya ada satu laki-laki yang akan memahamimu dalam sulitnya rintangan hidup yang kau lewati, rumitnya tugas yang harus kau selesaikan, dan bahagianya kau saat mendapat sesuatu yang telah kau impikan.

Terkadang...
terkadang hanya ada satu laki-laki yang dapat membuatmu merasa tak sendirian, dimanapun kau berada. Ntah saat kau jauh darinya, ntah saat dia tak menemani, rasanya ia selalu ada. 

Terkadang...
terkadang hanya ada satu laki-laki yang dapat mencintaimu, layaknya kau tak ada bandingannya. Seseorang yang akan selalu kembali dalam pelukmu, sejauh apapun ia melangkah. Selalu sadar dimana tempat ia kembali, sejauh apapun ia pergi. Kau selalu menjadi tempat pulangnya, dan ia menerima segala kekuranganmu, seburuk apapun itu.

Terkadang...
terkadang hanya ada satu laki-laki yang dapat membuatmu jatuh cinta, lagi, dan lagi. Ntah beberapa tahun kedepan, ataupun satu tahun berikutnya, saat kau menemui laki-laki ini lagi, kau akan tetap jatuh cinta padanya, lagi.

Terkadang...
terkadang hanya ada satu laki-laki yang dapat kau jadikan pundakmu, pundak dimana kau menangis, mengeluhkan segala keluh kesahmu, dan meredakan segala emosimu. 

Akan ada salah satu laki-laki yang akan menjadi sebuah "Terkadang" mu suatu hari nanti. Walaupun laki-laki tersebut tak kan menjadi semua yang kau inginkan, tetapi ia akan memenuhi setidaknya satu kriteria yang kau butuhkan. Ntah membuatmu nyaman, dapat memahamimu, dapat membuatmu merasa tak sendiri lagi, mencintaimu, membuatmu jatuh cinta setiap harinya, ataupun seseorang yang menjadi pundak favoritmu. 

Tak perlu cemas ataupun terlalu memikirkan siapakah laki-laki yang akan bersamamu nantinya. Selagi kau dapat menjadi dirimu sendiri dan dapat meluangkan waktu untuk bertemu orang disekitarmu, tak perlu ragukan keajaiban datang. Saat kau letih mencari, ada kalanya seseorang yang kau nantikan datang sendiri, seseorang yang juga mencari keberadaan perempuan yang selalu menjaga diri dan membuka hatinya.

Semua akan baik-baik saja, tak ada yang perlu kau pikirkan terlalu rumit. Kau masih 17 tahun, umur dimana kau harusnya menikmati dan mencari jati dirimu sendiri. Selagi tak mempunyai pasangan, seharusnya kau bahagia karna kau dapat melakukan apapun tanpa menyakiti hati seseorang. 

Terkadang sendiri itu lebih baik.
Namun bersamamu, jauh lebih baik.

Akan ku tunggu seseorang yang dapat mewarnai hari-hariku, dengan salah satu kriteria "terkadang" ku, yang tak pernah membuat air mataku jatuh barang setetespun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar